Modus pencurian laptop dari mobil dengan pura-pura memberi tahu roda/ban bermasalah

Pagi itu rekan kerja menuju pabrik di Tambun dari arah gerbal tol Bekasi Timur via Bulakapal. Menjelang pabrik mobil Suzuki ada pengendara motor menyalip sambil memberi isyarat terjadi sesuatu pada ban belakang mobil. Karena curiga rekan kerja melanjutkan perjalanannya. Berikutnya ada lagi pengendara motor kedua yang memberi isyarat serupa sambil menunjuk-nunjuk ban belakang. Rekan kerja mulai ragu. Jangan-jangan ada masalah dengan roda ban belakang. Puncaknya ada pengendara motor ketiga selain menunjuk-nunjuk ban belakang juga berteriak, “Jangan diterusin nanti mobilnya rusak!”

Akhirnya rekan kerja memutuskan untuk memeriksa kondisi kendaraan di bengkel tambal ban. Space trotoar yang terbatas membuatnya harus memarkir mobil di sebelah bengkel. Mobil sedikit terhalang tumpukan krat botol minuman.

Ternyata si tukang tambal ban masih tidur. Saat berusaha membangunkan tukang tambal ban alarm mobil sempat berbunyi. Akhirnya ia memutuskan untuk melanjutkan perjalanan. Ketika mobil sedang melaju perasaannya tidak enak. Pintu kiri mobil terlihat kurang rapat.

Pada saat memarkir mobil dan hendak mengambil tasnya ia baru sadar bawah tas berisi laptop sudah raib digondol pencuri. Tas tersebut berada di bawah tumpukan kue-kue yang baru dibelinya dari sebuah bakery dalam perjalanan ke pabrik. Hal tersebut membuatnya tidak segera menyadari ketika tasnya sudah digondol pencuri saat berada di bengkel ban.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s