Budaya perusahaan alias corporate culture

Mengutip pendapat Rene Suhardono,

“Budaya perusahaan tidak bisa dipaksakan, tidak bisa diinstankan dan tidak bisa ditentukan. Ia terbentuk dengan sendirinya dari interaksi setiap individu di dalam perusahaan. Budaya perusahaan terbentuk saat ucapan selamat pagi seorang office boy tidak digubris. Atau saat teriakan adalah satu-satunya cara agar didengar. Sebaliknya, saat bos tidak segan berbagi ilmu, saat kejujuran dihargai penuh, dan saat senyuman di wajah = senyuman di hati, ini juga membentuk budaya perusahaan”.

Dari uraian Rene Suhardono di atas, sekecil apapun interaksi antar individu, antar unit, antar departemen dan lain sebagainya baik itu yang positif ataupun negatif yang terjadi secara terus menerus itulah yang akan membentuk budaya perusahaan. Adalah tugas pemimpin-pemimpin untuk memastikan bahwa interaksi bagian mereka dan individu-individu yang berada di dalamnya selalu dalam suasana positif.

Apakah budaya perusahaan berperan dalam menghadirkan kepuasan dalam bekerja? Jawabannya YA. Selain bersama keluarga atau di rumah, tempat kerja adalah tempat di mana kita menghabiskan sebagian besar hidup kita. Mungkinkah kita merasa nyaman jika sebagian besar hidup kita berada di dalam lingkungan yang berbudaya buruk?

Budaya perusahaan yang bagus dan mendatangkan kepuasan kerja tidak akan terbentuk manakala antar departemen ataupun invidu terbiasa mencari kambing hitam pada setiap permasalahan bukananya berfokus pada solusi, terbiasa melempar pekerjaan dan tanggung jawab kepada individu maupun departemen lain, terbiasa mencari-cari alasan ketika terjadi masalah bukannya mencari solusi, terbiasa mencari muka dengan mengorbankan departemen lain, terbiasa menggunting dalam lipatan, terbiasa meninggikan diri dengan menginjak yang lain.

Mereka yang pernah berpindah kerja dan mendapatkan budaya perusahaan yang berbeda (lebih baik atau lebih buruk) tentu bisa merasakan hal ini. Bisa jadi budaya perusahaan yang selama ini dianggap sudah baik ternyata lebih buruk dibanding budaya perusahaan di tempat lain. Atau budaya perusahaan yang selama ini dianggap masih buruk ternyata masih lebih bagus dibanding tempat lain.

Apakah budaya perusahaan berperan dalam meningkatkan daya saing dan produktivitas? Jawabannya YA. Budaya perusahaan yang sehat akan mendorong individu maupun departemen untuk bahu membahu melakukan perbaikan, membuka diri terhadap kritik dan inovasi dari luar. Tidak ada dalam kamus kerja mereka istilah not invented here. Mereka welcome terhadap apapun inovasi dari luar yang bisa meningkatkan efisiensi, efektivitas, kenyamanan dan keselamatan kerja. Bahkan jika hal tersebut berasal dari pesaingnya.

Menurut hasil penelitian Prof. Yu She Wei yang dikutip Sartono dalam buku Five Actions to Drive Change On Demand:2006,

Ketika sebuah organisasi ingin meningkatkan produktivitas dan yang diperbaiki hanya keahlian orang-orangnya saja, maka faktor hasilnya hanya 1. Jika ditambahkan dengan SOP, faktor hasilnya menjadi 10. Akan tetapi jika kedua hal tersebut ditambah dengan perbaikan budaya kerja (disatukan) maka faktor hasilnya menjadi 100.

Apakah budaya kerja penting bagi strategi bisnis? Jawabannya YA. Paradigma lama mengatakan bahwa strategi dan budaya bisnis berdiri sendiri-sendiri. Akan tetapi paradigma baru menunjukkan bahwa budaya perusahaan bisa mendorong ataupun menghambat strategi.

Inilah yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan Korea dalam beberapa dekade ini. Mereka secara proaktif melakukan manajemen perubahan budaya. Karena dilakukan secara berkesinambungan, akhirnya membentuk budaya open minded di lingkup perusahaan. Mereka tidak alergi terhadap budaya atau inovasi apapun yang beradal dari luar yang dianggap bisa meningkatkan produktivitas.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s