Masjid di komplek makam raja-raja Imogiri

Adanya masjid di depan komplek makam raja-raja Mataram Islam ini sangat menyejukkan. Ini adalah monumen tauhid yang berfungsi sebagai pengingat bagi setiap pengunjung yang hendak berziarah. Tiada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah.

Saya menyempatkan diri untuk melaksanakan sholat tahiyyatul masjid dan dhuha di masjid tersebut. Meskipun tidak terlalu luas, bagian dalam masjid memberikan aura kemegahan yang berasal dari kayu-kayu jati berukuran besar yang menjadi sokoguru bangunan maupun kuda-kuda atap.

Masjid Pajimatan di komplek makam raja-raja Mataram Islam di Imogiri

Masjid Pajimatan di komplek makam raja-raja Mataram Islam di Imogiri

Dibalik berbagai cerita kehebatan maupun keajaiban yang banyak beredar, saya lebih suka melihat Sultan Agung Hanyokrokusumo sebagai seorang sultan yang menjalankan syariat Islam. Beliau juga pernah mengobarkan perang jihad melawan penjajah.

Dari penuturan abdi dalem yang bertugas sebagai juru kunci makam, empat gentong yang terdapat di depan makam itu sebenarnya adalah tempat air untuk berwudlu. Begitu juga air pengisi gentong tersebut konon berasal dari sumber air yang dipakai oleh Sultan untuk berwudlu. Ketika hendak melaksanakan sholat di atas sebuah batu Sultan tidak menemukan air lalu beliau menancapkan tongkatnya ke batu sehingga keluarlah mata air dari batu tersebut.

Deretan anak tangga menuju komplek makam raja-raja Mataram Islam di Imogiri

Deretan anak tangga menuju komplek makam raja-raja Mataram Islam di Imogiri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s