Menyeterika baju sekaligus merawat uang rupiah

Sejak SMA saya mempunyai kebiasaan unik saat menyeterika baju. Di akhir penyetrikaan, saya memanfaatkan seterika yang masih panas untuk menyeterika uang-uang kembalian yang biasanya dalam kondisi lusuh.

Selain tampilannya kurang bagus, uang-uang lusuh itu seringkali memiliki aroma yang tidak sedap karena kondisinya lembab karena terkena keringat ataupun zat cair dalam proses jual beli.

Agar uang  tidak terbakar dan mencegah aroma uang melekat pada alas meja seterika, saya meletakkan uang-uang yang diseterika diantara dua lembar kertas. Hasilnya uang-uang yang lusuh, lembek dan memiliki bekas-bekas lipatan menjadi rapih dan kaku. Dompet pun menjadi lebih awet dan tidak bau karena yang mengisinya adalah uang-uang rapih yang tidak lembab lagi.

Rupanya kebiasaan saya menyeterika uang-uang lusuh itu bisa menghemat pengeluaran negara untuk pencetakan uang-uang baru untuk menggantikan uang-uang yang tidak layak edar. Di tahun 2012 Bank Indonesia mengeluarkan biaya 2 trilyun untuk mencetak uang baru sebagai pengganti uang-uang yang tidak layak edar (Kompas, 27 Februari 2013, halaman 19).

Biaya sebesar itu dikeluarkan oleh Bank Indonesia agar uang rupiah yang beredar berada dalam kualitas yang baik sehingga mudah dikenali ciri-ciri keasliannya.

Mulai sekarang anda bisa memanfaatkan seterika yang masih panas untuk mengembalikan kualitas uang-uang rupiah yang lusuh supaya Bank Indonesia tidak perlu lagi mengeluarkan biaya 2 trilyun untuk mencetak uang pengganti. Andapun lebih percaya diri saat membayar dengan rupiah yang rapi jali.

Uang Rupiah Indonesia ( sumber: id.wikipedia.org/uang )

Uang Rupiah Indonesia ( sumber: id.wikipedia.org/uang )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s