WYSIWYG yang seringkali menjadi WYSINAWYG

WYSIWYG alias what you see is what you get atau yang didapat adalah apa yang terlihat, awalnya adalah istilah bagi perangkat lunak komputer untuk editing tulisan atau dokumen. Nahh, saya juga memakai istilah tersebut untuk produk-produk makanan dari gerai-gerai/warung-warung yang dijual  secara online.

Seringkali apa yang tergambar di foto menu tidak sama dengan yang kita dapatkan. WYSIWYG pun akhirnya menjadi WYSINAWYG (dibaca “wiz-ii-nei-wig”), what you is what you get akhirnya menjadi what you see is not always what you get.

Dari beberapa kali belanja makanan memakai fasilitas Go-Food, ada dua warung makanan yang mengirimkan makanan sesuai gambar foto, yaitu Rumah Makan Padang Doa Bundo dan Gokana Ramen & Teppan, keduanya ada di Lippocikarang.

Beberapa warung lainnya, makanan yang terkirim tidak sesuai foto. Paling banyak kasus pengurangan porsi, misal lalapan terlalu sedikit, potongan daging/ayam lebih kecil, dan semisalnya.

Gokana Beef

 

Advertisements

Lika-liku Mencari Pekerjaan (Baru)

Pernah melakukan Kerja Praktik di salah satu perusahaan rokok terbesar di Indonesia selama satu bulan. Masih polos. Kurang memperhatikan bahwa di perusahaan tersebut tidak membudayakan diversity. Lalu berharap bisa bekerja di perusahaan tersebut. Dan ada lowongan. Lalu kukirim lamaran. Mendapat panggilan yang dikirim lewat surat dan suratnya terlambat sampai rumah. Lewatlah kesempatan melakukan wawancara. Setelah beberapa waktu berlalu justru bersyukur karena tidak bekerja di perusahaan yang memproduksi rokok.

Pernah melakukan magang selama tiga bulan di perusahaan plastik dari Singapura. Di tempat tersebut merasakan gaji pertama kali. Sempat berharap bisa bekerja di tempat tersebut. Ada lowongan. Lalu kirim lamaran. Mendapat panggilan psikotes. Ternyata tidak lulus.

Lamar sana sini. Lalu mendapat panggilan wawancara di perusahaan blow molding dan injection molding. Ternyata si manager adalah teman baik dosenku di kampus. Mungkin gaji yang kuminta terlalu tinggi untuk ukuran Jatim. Tidak lolos juga.

Awal tahun 2000-an sedang booming perkebunan kelapa sawit. Sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit melakukan rekrutmen di kampus. Lolos psikotes. Lalu wawancara di Novotel Surabaya. Si pewawancara sangat menghargai calon karyawan yang bisa beladiri. Maka saya pun mempraktikkan beberapa sikap dasar silat seperti Pendeta, Satria, Naga, Rajawali. Lolos. Lalu berlanjut tes kesehatan di sebuah klinik di Surabaya. Lolos juga.

Beberapa waktu kemudian ada perusahaan elektronik dari Korea Selatan yang melakukan rekrutmen di kampus. Lolos psikotes. Lalu berlanjut dengan wawancara dengan manager HR dalam bahasa inggris. Di sinilah hobi membaca majalah RD bekas yang biasa kubeli dari pasar loak di Blok Majapahit sangat membantu. Grammar tidak terlalu bagus, pronunciation pletat pletot, but I have enough vocabulary to express my thought during interview. Lolos. Tinggal menunggu jadwal tes kesehatan.

Pada saat yang sama, perusahaan perkebunan kembali ke datang ke kampus untuk memastikan calon-calon karyawan yang akan berangkat ke Sumatera untuk mengikuti probation selama tiga bulan. Karena sebelumnya sudah melakukan tes kesehatan dan hasilnya bagus, sedangkan di perusahaan elektronik dari Korea Selatan tinggal menunggu tes kesehatan saja maka kuputuskan untuk tidak berangkat dan mengundurkan diri dari rekrutmen.

Akhirnya diriku pun bergabung dengan perusahaan elektronik yang dulu sangat terkenal dengan iklannya Digitally Yours. Perusahaan pertama yang membuat diriku langsung merasa betah karena banyak sekali memberikan fasilitas training kepada karyawannya. Diriku suka belajar hal-hal baru. Dan sesuai dengan semboyannya Digitally Yours, di dalam perusahaan pun sistemnya sudah digital. Paperless. Semua system based, web based.

Di perusahaan tersebut saya mengenal Production Management System, Product Database Management System, Global Enterprise Resource Planning dan yang paling canggih Product Lifecycle Management, Enovia dari Siemens.
Sampai akhirnya setelah sepuluh tahun di perusahaan elektronik tersebut ketika kuputuskan untuk mencari tempat kerja baru, warna baru, suasana baru dan gaji baru. Ternyata mencari pekerjaan baru tidak gampang. Sempat menganggur selama empat bulan sebelum akhirnya bergabung di perusahaan elektronik dari Jepang.

Dari sisi gaji perusahaan baru ini jelas lebih baik. Bahkan argometer juga jalan. Tetapi suasana kerjanya tidak senyaman di tempat sebelumnya. Rasa kekeluargaannya sangat kurang. Dan saat itu sistem kerjanya tidak terlalu canggih sehingga menguras banyak tenaga. Akhirnya aku hanya bertahan selama sepuluh bulan.
Menganggur lagi. Kali ini lebih lama, enam bulan. Sempat psikotes dan wawancara di perusahaan baru yang memproduksi diapers. Tidak lolos. Lalu psikotes dan wawancara di perusahan makanan dan minuman. Tidak lolos juga.

Akhirnya semua posisi kulamar tidak peduli engineering atau bukan. Mulai dari logistik, warehouse, marketing, sourcing, purchasing hingga sales. Ternyata yang menyangkut justru lamaran untuk posisi sales. Saat interview, si user melihat saya tidak memiliki pengalaman dan latar belakang sales sama sekali. Tidak lolos.
Tetapi beliau melihat saya memiliki pengalaman sebagai mechanical engineer untuk televisi dan lemai es maka beliau pun menawarkan posisi baru sebagai technical service. Kuterima.

Lalu diriku pun menjalani proses seleksi baru sebagai technical service. Lama sekali prosesnya. Dari awal sampai akhir memakan waktu empat bulan. But it’s worth to wait. Setelah empat bulan diriku pun resmi bergabung dengan perusahaan yang berkantor pusat di negara bagian Minnesota, Amerika Serikat. Tak terasa, sebentar lagi diriku akan merayakan tahun keempat di perusahaan ini 🙂

Ventusky – Aplikasi untuk memantau kondisi cuaca terkini

Dulu informasi tentang cuaca hanya bisa kita dapatkan melalui televisi, Prakiraan Cuaca. Itupun hanya untuk cuaca esok hari. Informasi cuaca terkini hanya dimiliki oleh orang-orang atau lembaga-lembaga di bidang transportasi terutama pelayaran dan penerbangan.

Kini, kondisi cuaca terkini bisa kita dapatkan dengan aplikasi/situs web gratis Ventusky. Ventusky merupakan aplikasi yang dibuat oleh perusahaan meteorologi dari Republik Ceko, InMeteo.

Dengan Ventuky maka kita bisa memantau, curah hujan, temperatur, tinggi gelombang, arah angin, kelembapan bahkan ketebalan salju.

Ventusky aplikasi gratis untuk memantau kondisi cuaca terkini

Peran stetes air dibalik suksesnya pengembangan pesawat tempur F-35 Lightning

F-35 digadang-gadang sebagai pesawat multiperan yang mampu menggantikan peran pesawat tempur F-16, A-10, AV-8B dan F-18. F-35 adalah pesawat tempur yang mumpuni dalam pertempuran udara ke udara dan udara ke darat.

F-35 Lightning II (sumber: https://www.lockheedmartin.com/en-us/products/f-35.html)

Salah satu keunggulan pesawat ini adalah power to weight ratio yang besar disebabkan berat totalnya yang lebih ringan dibanding pesawat-pesawat generasi sebelumnya. Hal ini dimungkinkan karena pesawat ini banyak memakai bahan komposit daripada bahan-bahan tradisional untuk pesawat seperti aluminum alloy dan titanium alloy.

Tantangan pemakaian bahan komposit adalah perakitannya sebagian besar harus memakai adhesive. Padahal komposit yang sebagian besar dari bahan  polimer memiliki surface energy yang rendah, dibawah 50mJ. Agar bisa dirakit dengan adhesive maka permukaan bahan komposit harus bersih dan memiliki surface energy yang tinggi. Untuk mendapatkan hal tersebut biasanya diberikan perlakuan mekanik dan kimia terhadap bahan komposit berupa peel ply dan plasma. Kombinasi kedua jenis perlakuan permukaan tersebut memberikan nilai WCA (water contact angle) terendah yang berarti memiliki surface energy tinggi.

Untuk memastikan bahwa bahan-bahan komposit penyusun pesawat sudah memiliki surface energy yang tinggi maka kita harus bisa mengukurnya. Di sinilah air (distilasi atau de-ionized) berperan sebagai wetting agent. Bahan-bahan yang memiliki surface energy rendah bersifat hydrophobic atau anti-air sehingga tetesan air yang jatuh ke permukaannya akan menggumpal atau berbentuk bulir. Sebaliknya bahan-bahan yang memiliki surface energy bersifat hydrophylic atau suka-air sehingga tetesan air yang jatuh ke permukaannya akan menyebar atau membasahi permukaan.

The Surface Analyst (sumber: https://www.btglabs.com)

Berdasarkan prinsip di atas Brighton Technologies Group’s (BTG Labs, Cincinnati, OH, USA) merancang sebuah alat pengukuran portabel yang mudah digunakan, cepat, ringkas dan tidak merusak permukaan, The Surface Analyst. The Surface Analyst memakai metode balistik (sejumlah kecil air/microdrop yang ditembakkan secara beruntun sampai mencapai sekitar sekitar 2μL) untuk meneteskan air ke permukaan bahan. Tetesan air ke bahan tersebut kemudian diukur diameternya. Besar kecilnya diameter tetesan air itu kemudian dikonversikan ke nilai surface energy.

Tetesan air 2μL (sumber: https://www.btglabs.com)

Metode tersebut memberikan hasil yang akurat dan cepat (dalam waktu 2 detik) untuk mengukur surface energy permukaan suatu bahan. Alat ukur tersebut memiliki fungsi GO, NO-GO yang memungkinkan suface energy permukaan suatu bahan dikontrol dalam rentang tertentu.

Dengan The Surface Analyst maka semakin mudah untuk mengontrol dan memastikan bahan-bahan komposit penyusun pesawat F-35 siap untuk direkatkan dengan adhesive. Menurut BTG Labs, dengan alat tersebut Lockheed Martin mampu melakukan penghematan sebesar 25juta dollar atau sekitar 300milyar rupiah dengan memakai 12buah The Surface Analyst. Kini Lockeed Martin selalu menyertakan The Surface Analyst dalam setiap penjualan pesawat F-35 sebagai bagian dari paket perawatan.

Ketika menu halal menjadi sumber pertanyaan

Sebelum kami berangkat ke Singapura, Marketing Manager wilayah ASEAN bertanya ke setiap peserta apakah masing-masing peserta punya diet khusus? Dia menyadari bahwa Asia Tenggara sangat beragam, multietnis, multiagama. Orang India ada kemungkinan tidak memakan sapi, orang Budha ada kemungkinan vegetarian, orang Islam mengharuskan makanan yang halal. Karena itu saya meminta agar disediakan halal foods dan tolong diinfokan dan ditunjukkan lokasinya jika ada muslim prayer room di lokasi training.

Maka di welcome dinner saya menempati kursi spesial karena menjadi satu2nya peserta yang membutuhkan menu berbeda, halal foods dan di atas meja tertera muslim menu. Menjadi satu-satunya yang berbeda di antara 20-an orang tentu mengundang perhatian. Saat itulah Javiera yang berasal dari Peru dan kini menetap di Amerika Serikat mulai bertanya-tanya. Kenapa kamu meminta makanan khusus? Kenapa kamu tidak memakan daging babi? Apakah alasannya sama dengan orang India/Hindu yang tidak memakan daging sapi? Saya pun berusaha menjelaskan sebisanya tentang konsep makanan halal dan berusaha mencari persamaannya dengan kosher orang Yahudi dengan harapan ia pernah mendengarnya sehingga lebih mudah memahaminya.

Hidangan pembuka di Marina Rafles, Tuas, Singapura

Dari soal makanan akhirnya diskusi meluas ke banyak hal. Kenapa ketika beribadah kamu harus menghadap ke arah tertentu? Apakah isinya Ka’bah? Apakah kamu percaya Jesus? Dan bagian yang membuatnya amazed adalah ketika saya menerangkan bahwa kami percaya/mengimani kerasulan Yesus/Isa a.s. dan juga rasul-rasul lain yang populer di kalangan orang Katolik seperti Abraham, Moses, David, Solomon, Isaac, Samuel, dll. Mempercayai rasul-rasul tersebut adalah pilar keimanan. Jika kami menolaknya makan kami bukan muslim lagi.

Apalagi ketika kuceritakan bawah muslim juga mempercayai konsep virgin birth, bahkan ada chapter di dalam Al-Quran yang bernama Maryam/Mary/Maria. Berulangkali dia berkata, “Oh, really?”, “I never thought about that.”, “I never heard it before.” Dia berkata bahwa berada di tengah lingkungan yang mayoritas Katolik di Peru membuatnya kurang memiliki infomasi tentang agama-agama lain terutama Islam.

Esoknya pertanyan-pertanyaan yang tidak jauh berbeda saya dapatkan di shuttle bus dalam perjalanan pulang dari training ke hotel. Kali ini berasal dari Jeon Hyok, orang Kristen yang berasal dari Korea Selatan. Bahkan kali ini topik yang ditanyakan lebih spesifik, seputar masalah penyaliban/crucifixion, di mana Jesus saat ini dan tentu saja keyakinan bahwa Jesus/Isa akan datang lagi menjelang hari kiamat. Dan lagi-lagi ia terkejut ketika kukatakan bahwa sebagai muslim kami meyakini bahwa Isa a.s. akan datang kembali ke dunia menjelang hari kiamat. Sebelumnya ia tidak menyangka bahwa muslim memiliki konsep keimanan semacam ini.

You know what? Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan dua orang tadi adalah pertanyaan-pertanyaan yang sering diajukan ke Ahmad Deedat, dr Zakir Naik dan paling sering dibahas atau ditanyakan di Speaker Corner (thanks to brother Mansour and Hashim). Karena saya sering menonton video-video mereka di youtube maka saya memiliki bahan-bahan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka se-simple dan seringkas mungkin agar mudah dipahami dan mudah bagi saya menerangkannya dalam bahasa Inggris (my English is not good).

Ketemu nasi kuning di Jumbo Restaurant, Ion Mall, Singapura

Menu makan siang di 3M Customer Application and Experience Laboratory, Woodlands, Singapura

Pancalang Kuningan – spot terbaik untuk melihat Gunung Ciremai

Dari sebuah jalan kecil di tengah sawah di belakang Polsek Pancalang, Kuningan, kita akan mendapatkan kombinasi dari tiga buah lansekap berbeda yang jika disatukan akan menciptakan harmoni keindahan alam yaitu, sawah, perkebunan/pepohonan dan Gunung Ciremai sebagai background.

Hasilnya? Seperti kita kita lihat di bawah ini.

Gunung Ciremai dilihat dari Pancalang, Kuningan

Sawah di Pancalang, Kuningan

Ciplukan

Lapangan sepakbola di Pancalang

Tipikal jalan-jalan di perkampungan di Pancalang

Belanja hemat di Fajar Toserba – Kuningan

Sejak si Emil masuk boarding school di Husnul Khotimah 2 Pancalang, setidaknya sebulan sekali ke Kuningan untuk menjenguk si Emil. Kami biasa ijin keluar pondok selama beberapa jam untuk jalan2 di sekitar Kuningan, makan di luar dan berbelanja barang-barang kebutuhan sehari-hari Emil.

Tempat belanja favorit kami adalah Fajar Toserba. Awalnya kami hanya berbelanja ATK kemudian iseng-iseng masuk ke barang-barang kebutuhan sehari-hari. Karena biasa berbelanja di A******* dan I******** diriku hafal harga-harga sabun, pasta gigi dan sabun cuci. Ternyata harga barang-barang tersebut di Fajar jauh lebih murah.

Sejak itu diriku ikut-ikutan berbelanja di Fajar Toserba. Satu lagi yang membuat diriku nyaman berbelanja di Fajar adalah slogannya yang bertajuk “Sahabat Ummat”. Nuansa islami terlihat dari pramuniaganya yang semuanya berhijab dan berkopiah. Ditambah lagi lagu-lagu islami diputar untuk menemani pengunjung berbelanja.

Karena lokasinya yang berdekatan dengan Husnul Khotimah 1 dan Al-Multazam boarding school maka Fajar Toserba menjadi favorit para santri dan orang tua mereka untuk berbelanja. Di tahuna ajaran baru ketika santri baru masuk maka Fajar Toserba akan ramai sekali.

Fajar Toserba – Kuningan